SAP Stroke



SUATU ACARA PEMBELAJARAN

Pokok pembahasan     : Asuhan Keperawatan Keluarga
Sub Pokok Perawatan : Asuhan Keperawatan pada keluarga Tn. S penyakit stroke
Hari/tanggal                : Selasa, 22 desember 2015
Pukul                           : 09.00-09.45
Sasaran                        : Keluarga Pasien
Tempat                        : Ruang Stroke
Waktu                         : 1 x 45 menit
Penyuluh                     : Hesvi Yulhaningrum

A.   Tujuan

1.      Tujuan umum

Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan keluarga pasien Tn. S mampu melakukan cara memindahkan pasien dari tempat tidur ke kursi dengan benar secara mandiri

2.      Tujuan Khusus

Setelah mengikuti penyuluhan selama 1 x 45 menit diharapkan keluarga pasien dapat  :

1.       Menyebutkan pengertian stroke
2.       Menyebutkan Jenis stroke
3.       Menyebutkan penyebab stroke
4.       Menyebutkan tanda dan gejala stroke
5.       Menyebutkan cara pencegahan penyakit stroke
6.       Mendemonstrasikan mengenai cara Memindahkan pasien dari tempat tidur ke kursi.

B.   Metode dan Alat Pengajaran

a.       Media atau alat bantu

·         Lembar bolak-balik
·         Leaflet
·         Slide

b.      Metode

·         Ceramah
·         Diskusi/tanya jawab

c.       Materi dan sumber (terlampir)

·         Definisi stroke
·         Jenis stroke
·         Penyebab stroke
·         Tanda dan gejala stroke
·         Pencegahan stroke
·         Cara memindahkan pasien dari tempat tidur ke kursi.

·          
STATEGI PELAKSANAAN


No
Kegiatan
Penyuluhan
Peserta
1
Pembukaan
(10 menit)
1.      Mengucapkan salam

2.      Memperkenalkan diri

3.      Menjelaskan tujuan penyuluhan

4.      Apresiasi terhadap pengetahuan klien tentang materi yang akan disampaikan
1.      Menjawab salam

2.      Memperhatikan

3.      Memperhatikan


4.      Memperhatikan
2
Kegiatan inti
(40 menit)
1.      Menjelaskan pengertian dari bahaya merokok

2.      Menjelaskan kandungan dari merokok

3.      Menjelaskan penyebab yang ditimbulkan bahaya merokok

4.      Menjelaskan berbagai penyakit yang di timbulkan dari merokok

5.      Menjelaskan mengapa orang merokok

6.      Menjelaskan tips berhenti merokok

7.      Menjelaskan upaya pencegahan
1.      Memperhatikan


2.      Memperhatikan


3.      Memperhatikan


4.      Memperhatikan


5.      Memperhatikan


6.      Memperhatikan


7.      Memperhatikan
3
Penutup
(6 menit)
1.      Menyimpulkan bersama audience tentang materi yang telah di sampaikan

2.      Mengajukan pertanyaan (lisan atau tulisan) sesuai dengan materi yang disampaikan
3.      Mengucapkan salam
1.      Menyimpulkan materi yang telah disampaikan


2.      Menjawab pertanyaan

3.      Menjawab salam



MATERI

Pengertian

Stroke, atau cerebrovascular accident (CVA), adalah hilangnya fungsi-fungsi otak dengan cepat, karena gangguan suplai darah ke otak. Hal ini dapat terjadi karena iskemia (berkurangnya aliran darah) dikarenakan oleh penyumbatan (thrombosisarterial embolisme), atau adanya haemorrhage (pendarahan).

Jenis Stroke

ü Stroke Hemorragik
Dalam stroke hemorragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya.
ü Stroke Iskemik
Dalam stroke iskemik, penyumbatan bisa terjadi di sepanjang jalur pembuluh darah arteri (nadi) yang menuju ke otak.

Penyebab Stroke

ü  Trombosis (bekuan darah do dalam pembuluh darah otak atau leher)
ü  Embolisme serebral (bekuam darah atau material lain yang dibawa ke otak daribagian tubuh yang lain)
ü  Iskemia (penurunan aliran darah ke area otak)
ü  Hemoragi serebral (pecahnya pembuluh darah ke dalam jaringan otak arau sekitar otak)

Tanda dan Gejala Stroke

a.       Kelemahan wajah, lengan dan kaki pada sisi yang sama
b.      Sensibilitas atau rasa raba terganggu separuh
c.       Bicara tidak jelas
d.      Bingung mendadak
e.       Berjalan tidak tegak
f.       Kesulitan dalam membentuk kata yang dapat dipahami
g.      Kesulitan dalam menelan
h.      Kesemutan pada bagian tubuh
i.        Kehilangan memori jangka pendek dan panjang
j.        Kerusakan kemampuan untuk berkonsentrasi
k.      Kehilangan kontrol diri
l.        Emosional
m.    Depresi
n.      Menarik diri
o.      Rasa takut, bermusuhan dan marah

Cara Mencegah Stroke

ü  Periksa tekanan darah secara rutin
ü  Lakukan latihan olah raga
ü  Komsumsi makanan yang bergizi
ü  Kurangi makanan yang berlemak
ü  Jauhi alkohol dan merokok

Memindahkan pasien dari tempat tidur ke kursi

 Kursi ditempatkan dekat tempat tidur dengan punggung kursi sejajar dengan bagian kepala tempat tidur. Penempatan kursi memungkinkan perawat berputar dengan pasien dan memindahkan berat badan pasien dengan cepat. Pemindahan yang aman adalah prioritas utama. Perawat yang ragu-ragu dengan kekuatannya ataupun kemampuan klien untuk membantu, harus meminta bantuan. Klien harus duduk dan menjuntaikan kakinya di sisi tempat tidur sebentar sebelum berdiri. Kemudian klien harus berdiri di sisi tempat tidur untuk beberapa menit sehingga klien dapat dengan cepat menurunkan punggungnya ke tempat tidur pada kasus pusing atau pingsan.
Ketika memindahkan klien imobilisasi dari tempat tidur ke kursi roda perawat harus menggunakan mekanika tubuh yang tepat dan apabila memungkinkan kerja sama diperoleh sebanyak mungkin dari klien.

Evaluasi

Pertanyaan

1.      Jelaskan pengertian dari stroke ?
2.      Sebutkan penyebab stroke ?
3.      Apa saja tanda dan gejala stroke ?
4.      Bagaimana cara mencegah stroke ?
5.      Bagaimana cara mengubah posisi ?

Jawaban

1.     Pengertian

Stroke, atau cerebrovascular accident (CVA), adalah hilangnya fungsi-fungsi otak dengan cepat, karena gangguan suplai darah ke otak. Hal ini dapat terjadi karena iskemia (berkurangnya aliran darah) dikarenakan oleh penyumbatan (thrombosisarterial embolisme), atau adanya haemorrhage (pendarahan).

2.      Jenis stroke

a.     Stroke Hemorragik
Dalam stroke hemorragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya.
b.     Stroke Iskemik
Dalam stroke iskemik, penyumbatan bisa terjadi di sepanjang jalur pembuluh darah arteri (nadi) yang menuju ke otak.

3.     Penyebab Stroke

a.       Trombosis (bekuan darah do dalam pembuluh darah otak atau leher)
b.      Embolisme serebral (bekuam darah atau material lain yang dibawa ke otak daribagian tubuh yang lain)
c.       Iskemia (penurunan aliran darah ke area otak)
d.      Hemoragi serebral (pecahnya pembuluh darah ke dalam jaringan otak arau sekitar otak)



4.      Tanda dan gejala stroke

a.    Kelemahan wajah, lengan dan kaki pada sisi yang sama
b.    Sensibilitas atau rasa raba terganggu separuh
c.    Bicara tidak jelas
d.   Bingung mendadak
e.    Berjalan tidak tegak
f.     Kesulitan dalam membentuk kata yang dapat dipahami
g.    Kesulitan dalam menelan
h.    Kesemutan pada bagian tubuh
i.      Kehilangan memori jangka pendek dan panjang
j.      Kerusakan kemampuan untuk berkonsentrasi
k.    Kehilangan kontrol diri
l.      Emosional
m.  Depresi
n.    Menarik diri
o.    Rasa takut, bermusuhan dan marah

5.     Cara penanganan stroke

a.    Khususnya untuk ibu yang masih menyusui diharapkan menghindari makanan yang berminyak, pedas, mengandung gas, (ibu harus lebih memperhatikan dan menjaga pola makan)
b.    Dapat dimulai di rumah dengan minum: larutan gula garam, larutan oralit, tetap minum ASI (bayi). Larutan gula garam dibuat dengan cara air matang sebanyak 250cc dicampur dengan 2 sendok teh gula dan 1 sendok teh garam
c.    Tetap makan dan minum
d.   Istirahat yang cukup
e.    Bila masih segera bawa ke puskesmas ataurumah sakit terdekat

6.     Cara mencegah stroke

a.     Periksa tekanan darah secara rutin
b.     Lakukan latihan olah raga
c.     Komsumsi makanan yang bergizi
d.    Kurangi makanan yang berlemak
e.     Jauhi alkohol dan merokok




7.    Memindahkan pasien dari tempat tidur ke kursi.

Kursi ditempatkan dekat tempat tidur dengan punggung kursi sejajar dengan bagian kepala tempat tidur. Penempatan kursi memungkinkan perawat berputar dengan pasien dan memindahkan berat badan pasien dengan cepat. Pemindahan yang aman adalah prioritas utama. Perawat yang ragu-ragu dengan kekuatannya ataupun kemampuan klien untuk membantu, harus meminta bantuan. Klien harus duduk dan menjuntaikan kakinya di sisi tempat tidur sebentar sebelum berdiri. Kemudian klien harus berdiri di sisi tempat tidur untuk beberapa menit sehingga klien dapat dengan cepat menurunkan punggungnya ke tempat tidur pada kasus pusing atau pingsan.
Ketika memindahkan klien imobilisasi dari tempat tidur ke kursi roda perawat harus menggunakan mekanika tubuh yang tepat dan apabila memungkinkan kerja sama diperoleh sebanyak mungkin dari klien.


DAFTAR PUSTAKA


Potter perry. 2006. Fundamental keperawatan ed 2. Jakarta: EGC.

Smeltzer, C.S., Bare, G.B., (2001). Buku ajar keperawatan medical bedah Brunner& Suddarth, Edisi 8, Volume 3, Penerbit. Jakarta: EGC



Komentar

Postingan populer dari blog ini

laporan pendahuluan typoid

askep gastrointestinal

Askep tumor otak